Kisah Menegangkan Sepatu Saint Barkley Yang Dibeli Jokowi

serba serbi informasi – Masih ingat dengan sepatu seharga Rp 380.000 yang di pameran sepatu Jakarta Sneaker Day di di The Hall, Senayan City, Jakarta, 3 Maret lalu? “Kisah Menegangkan Sepatu Saint Barkley Yang Dibeli Jokowi”.

Saat membeli, dengan bangga Jokowi memamerkan sneaker yang baru saja dibelinya.

“Ini dari daerah Bandung, bagus banget,” ujarnya saat itu.

Sejak itu, bak ketiban durian runtuh, merek sepatu kasual asal Kota Bandung, Saint Barkley, tiba-tiba menjadi bahan perbincangan di media sosial.

Sneakers yang dibeli Jokowi itu adalah salah satu artikel sepatu Saint Barkley yang diberi nama Coatbridge Dark Green.

“Alhamdulillah nama Saint Barkley bisa dapat promosi gratislah dari Bapak Presiden. Ya, mungkin memang rezekinya ke Saint Barkley yang ditunjuk sama Pak Jokowi. Sebenernya bisa siapa saja sih,” kata Ami Muhammad, salah satu owner Saint Barkley saat ditemui Kompas.com di Jalan Terusan Jakarta, Antapani, Kota Bandung, Selasa (21/3/2018).

Ami menuturkan kejadian menegangkan tetapi lucu sebelum momen langka itu.

Kisah Menegangkan Sepatu Saint Barkley Yang Dibeli Jokowi

Menurut Ami, saat diajak ikut menjadi salah satu tenant di Jakarta Sneaker Day, Saint Barkley sebenarnya sedang masuk masa produksi. Stok pun sedang kosong, hanya ada stok display.

Namun, bermodal nekat, Saint Barkley akhirnya tetap ikut menjadi salah satu pengisi booth Jakarta Sneaker Day. Lantaran tidak punya stok, saat itu, Saint Barkley hanya memiliki target untuk memperkenalkan merek Saint Barkley kepada pengunjung.

“Ya udah, branding aja. Akhirnya cuma bawa lima pasang sepatu buat display aja. Enggak bawa stok. Bikin kartu nama stiker, bagi-bagi gitu aja,” tuturnya.

Setelah satu hari tanpa penjualan, Saint Barkley yang menjadi satu-satunya produk asli Indonesia di gelaran tersebut yang tetap berjuang untuk mempromosikan sepatu buatan mereka kepada khalayak di tengah-tengah dominasi merek sepatu luar negeri seperti Adidas, Nike, dan New Balance.

Ukuran 42

Bak disambar petir, pada hari kedua, Panitia Jakarta Sneaker Day menghampiri Ami dan rekannya yang saat itu tengah menjaga booth Saint Barkley dan mengatakan bahwa Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko akan membeli sepatu merek asli dalam negeri di acara tersebut.

Singkat cerita, Ami dan rekannya terpaksa balik ke Bandung untuk mengambil stok sepatu display ukuran 41 yang ingin dibeli Moeldoko. Untungnya masih ada, kata Ami.

“Aman eta mah, langsung diduitan (dibayar),” ujar Ami.

Belum selesai deg-degan, kabar lain datang lagi. Moeldoko, melalui Panitia Jakarta Sneaker Day, mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo akan datang ke event tersebut dan membeli sepatu lokal sebagai bentuk dukungan terhadap produk asli Indonesia.

Kisah Menegangkan Sepatu Saint Barkley Yang Dibeli Jokowi

Kisah Menegangkan Sepatu Saint Barkley Yang Dibeli Jokowi

Lantaran hanya satu-satunya merek lokal yang bergabung dalam acara itu, Saint Barkley mau tidak mau harus menyediakan sepatu nomor 42 sesuai ukuran kaki Presiden Jokowi.

“Waduh, kami kebingungan. Size 42 kebetulan habis semua. Kalau orang biasa sih ya biasa aja, tapi ini Presiden,” tuturnya.

Ami putar otak sambil berdoa tidak mau kehilangan momen langka tersebut. Tiba-tiba mereka teringat, Saint Barkley memiliki sisa stok sepatu ukuran 42 yang dititip jual di salah satu distro di Jakarta. Semua artikel sneaker berukuran 42 di toko tersebut langsung diboyong ke Jakarta Sneaker Day.

“Pokoknya mah waktu itu deg-degan banget. Soalnya Presiden katanya mau datang jam 13.00 WIB sementara itu udah jam 11.30 WIB. Untung Go-Jeknya datang cepat,” ungkap Ami.

Skenario berantakan

Setelah sepatu datang, panitia Jakarta Sneaker Day langsung melakukan briefing untuk mempersiapkan kedatangan Presiden di ruang VVIP.

Kisah Menegangkan Sepatu Saint Barkley Yang Dibeli Jokowi

Sneakers Saint Barkley yang akan dipilih dan dibeli oleh Presiden Jokowi pun sudah disiapkan. Skenarionya, Presiden Jokowi saat datang ke booth Saint Barkley sudah menggunakan sepatu Saint Barkley dan tinggal menunjukkan ke wartawan.

Namun skenario pun berubah. Presiden Jokowi baru tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB. Presiden pun ternyata masih keliling The Hall Senayan City tanpa terlebih dahulu masuk ke ruang VVIP dimana sepatu ukuran 42 untuk dibeli dan dipakai Presiden Jokowi sudah disiapkan.

Begitu Presiden tiba di booth Saint Barkley, Ami gelagapan. Pasalnya, hanya ada  sudah dipastikan sepatu display yang dipajang tidak ada ukuran lain alias hanya satu ukuran saja.

“Pas pak Jokowi datang ke booth itu sudah susah enggak bisa kemana-mana. Sementara sepatu 42-nya kan di VVIP. Ngobrol-ngobrol sama Pak Jokowi udah enggak fokus. Pokoknya harus foto harus foto,” tuturnya.

Ami sempat gelagapan lantaran pada saat itu Presiden Jokowi menunjuk beberapa sepatu yang memang benar-benar tidak ada stok ukuran 42.

Setelah hampir dua menit berada di booth Saint Barkley, Jokowi pun memesan satu pasang sepatu nomor 42. Ami yang grogi langsung mengiyakan keinginan Presiden Jokowi.

“Pak Jokowi nunjuknya yang artikel Coatbridge Dark, hitam semua. Kami punyanya yang Coatbridge Dark Green, ada hijaunya,” kata Ami.

Untungnya, lanjut Ami, Presiden Jokowi tidak mempermasalahkan warnanya. Menurut staf kepresidenan, Presiden Jokowi hanya ingin membangkitan industri kreatif anak muda Indonesia dengan cara menggunakan produk-produk lokal dalam negeri.

Ami pun lega sekaligus bangga, Presiden mendukung penuh karya anak dalam negeri.

Sumber Kompas.com

Baca juga

Alasan Bisnis Online Memiliki Prospek Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: